PENGERTIAN SINAR-X dalam Radiologi

Posted on

Pada  dasarnya  tujuan  dari  setiap  pemeriksaan  radiologi  adalah  untuk mendapatkan  hasil  gambaran  yang  dapat  di gunakan  untuk  membantu  mendapatkan diagnosa  suatu  penyakit  secara  tepat.

Sinar-X adalah pancaran gelombang elektromagnetik yang sejenis dengan gelombang radio, panas, cahaya, dan sinar ultraviolet. tetapi dengan panjang gelombang yang sangat pendek. (Rasad Sjahriar, 2005)

Proses terjadinya sinar X

Tabung sinar-x merupakan sebuah tabung yang terbuat dari bahan gelas yang hampah udara. Di dalam tabung sinar-x ini terdapat dua dioda yaitu katoda dan anoda dengan katoda bermuatan negatifdan anoda bermuatan positif.Saat filamen yang berada di katodadipanaskan, filamen ini akan mengeluarkan elektron.Semakin lama dipanaskan, elektron yang keluar dari filamen akan semakin banyak sehingga terjadilah apa yang disebut denganawan elektron.

Kemudian antara katoda dengan anoda diberi beda potensialyang sangat tinggi, sehingga elektron yang berada di katoda akan bergerak dengan sangat cepat menuju anoda.elektron yang bergerak menuju anoda dengan sangat cepat ini, akan menumbuk bagian kecil dari anoda yang disebut dengan target.

Elektron yang bergerak dari katoda ke anoda pada tabung hampa, biasa disebut dengan elektron proyektil. Saat elektron proyektil ini berbenturan dengan atomlogam berat dari target, elektron berinteraksi dengan atom-atom ini dan mentransfer energi kinetiknya ke target interaksi ini terjadi pada kedalaman yang sedikit di target.

Proyektil elektron berinteraksi dengan elektron lintasan atau inti dari atom targetInteraksi tersebut menghasilkan konversi energi kinetik menjadi energi panas dan energi elektromagnetik ke dalam bentuk sinar-x.Secara umum lebih dari 99% energi kinetik dari proyektil elektron ini diubah menjadi energi panas dan menyisakan kurang dari 1% yang berubah menjadi sinar-x. ( Rahman nova, 2009)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *